Seluruh OPD di Pemprov Kaltim Diminta Kumpulkan Data dan Evidence Secara Maksimal
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kalimantan Timur (Kaltim), Fitriansyah, memberikan apresiasi sekaligus mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengoptimalkan proses penginputan dan melengkapi evidence yang diperlukan.
HAL itu disampaikannya saat penginputan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Kaltim Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Kantor Badan Perencanaan dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kaltim.
Kata Fitriansyah, peningkatan capaian Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) menjadi tantangan yang perlu terus diupayakan bersama. Karena itu, seluruh OPD diminta berjibaku mengumpulkan data dan evidence secara maksimal sebagai bahan evaluasi sekaligus persiapan untuk pengukuran pada tahun-tahun mendatang.
“Tantangan kita adalah bagaimana mempertahankan bahkan meningkatkan skor yang sudah dicapai. Karena itu, mari kita semaksimal mungkin meng-entry data dan melengkapi evidence yang dibutuhkan,” jelasnya, seperti dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
“Meskipun tantangannya cukup besar, kita harus bersama-sama mengupayakan yang terbaik untuk capaian IPKD Kaltim ke depan,” imbuh Fitriansyah.
Melalui penginputan IPKD Tahun Anggaran 2025 ini, Pemprov Kaltim mendorong tersedianya data pengelolaan keuangan daerah yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. “Ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” terang Fitriansyah. (*)



